Cerdas dunia maya adalah kata-kata yang memiliki makna  tersendiri didalamnya serta harus dipahami agar dapat terealisasikan dalam kehidupan yang arus paradigma manusia terutama para Gen-Mil (Generasi Milenial) tertuju padanya.

Kata-kata ini sudah tidak asing lagi ditelinga masyarakat dan dimata para peselancar media social yang selalu staytoon dengan gedjetnya masing-masing dan senantiasa mengamati dan menjadi pembaca setia seluruh informasi yang tersebar dipenjuru dunia maya. Banyak yang mengaku bahwa diri mereka adalah orang orang yang cerdas dalam dunia maya serta bijak, dibuktikan dengan beberapa postingan yang meninyir dan berkoar-koar menyerukan bahwa penduduk dunia maya lainnya tidaklah cerdas.

 Namun, apakah hal tersebut menjadi tolak ukur kecerdasan dalam dunia maya ?, Owh Owh tentunya tidak ! Lalu apa sih yang sebenarnya menjadi tolok ukur atau klasifikasi agar menjadi seorang yang cerdas dalam dunia maya, mengingat dunia maya jika dianalogikan kedalam sebuah Negara, maka akan menjadi Negara terbesar dan tertinggi jumlah penduduknya. Ok sebelum masuk ke beberapa tolok ukur agar menjadi atau bahkan termasuk orang orang yang cerdas dalam dunia maya, tentunya kita harus mengetahui secara detail, makna dari 3 kata yang menjadi topic pembahasan kita kali ini.

Cerdas Dunia Maya, mari kita kaji dari segi kata per kata, Cerdas menurut beberapa ahli adalah sebagai berikut :

Anita E. Woolfolk: Kecerdasan adalah kemampuan untuk belajar, keseluruhan pengetahuan yang diperoleh, dan kemampuan untuk beradaptasi dengan situasi baru atau lingkungan pada umumnya. 

Howes dan Herald (1999) mengatakan pada intinya, kecerdasaan emosional merupakan komponen yang membuat seseorang menjadi pintar menggunakan emosi. Lebih lanjut dijelaskan bahwa emosi manusia berada diwilayah dari perasaan lubuk hati, naluri yang tersembunyi, dan sensasi emosi yang apabila diakui dan dihormati, kecerdasaan emosional menyediakan pemahaman yang lebih mendalam dan lebih utuh tentang diri sendiri dan orang lain.

Menurut Howard Gardner seorang psikolog terkemuka dari Harvard University, mengatakan ada delapan kecerdasan yang dimiliki oleh manusia, nah salah satunya adalah kecerdasan linguistic, orang yang memiliki kecerdasan ini adalah seseorang yang tahu bagaimana untuk memproses kata-kata ketika berbicara atau menulis. Jenis orang biasanya seperti teka-teki silang, bermain scrable, membaca, dan dapat menafsirkan bahasa tertulis jelas.

            Setelah mengetahui Definisi atau pengertian kata “Cerdas” menurut para ahli mari kita lihat definisi dari Dunia Maya, yang konon katanya dipenuhi dengan berbagai kisah melankolis sampai apatis yang selalu membanjir didalamnya ya seperti yang kita ketahui begitulah nyatanya.

            Dunia sendri mempunyai arti menurut KBBI adalah bumi segala sesuatu yang terdapat diatasnya, planet tempat kita hidup, sedangkan “Maya” adalah hanya tampaknya ada tetapi nyatanya tidak ada (KBBI). Waaah parah yah… heheh coba mari kita liat pengertian secara utuhnya, Dunia maya (eng: Cyberspace) adalah media elektronik dalam jaringan komputer yang banyak dipakai untuk keperluan komunikasi satu arah maupun timbal-balik secara online (terhubung langsung). Dunia maya ini merupakan integrasi dari berbagai peralatan teknologi komunikasi dan jaringan komputer (sensor, tranduser, koneksi, transmisi, prosesor, signal, kontroler) yang dapat menghubungkan peralatan komunikasi (komputer, telepon genggam, instrumentasi elektronik, dan lain-lain) yang tersebar di seluruh penjuru dunia secara interaktif.

            Nah, sahabat pecinta damai yang tersebar diseluruh pelosok negeri itulah pengertian secara kata per kata dari Cerdas Dunia Maya, lalu apa yang sebenarnya menjadi substansi dari topik kita tersebut ????. Pada intinya cerdas dunia maya adalah aktualisasi kecerdasan seseorang dalam menggunakan media sosial yang kedepannya akan terealisasikan kepada kebijakan sebagai pengguna sosial media yang baik, jujur, amanah, ,terpercaya dan terintegritas…..(Looh kok saya jadi Ceramah sih..hihihi :v. Jadi artinya perlu adanya sifat-sifat Tabayyun (Klarifikasi, mencari tahu kebenarannya) terlebih dahulu dalam menyikapi sebuah berita yang viral dimedia sosial, karena apabila kita tidak memiliki kecerdasan dalam bermedia sosial yaaaaa you All know lah akibatnya, akan sangat banyak sisi negatif yang akan timbul dari hal tersebut, mengingat sebagian besar penduduk dunia maya adalah para Gen-Mil (Generasi Milenial), yang mudah terprovokatif, kemauan untuk klarifikasinya kurang serta minat baca yang sangat minim sehingga membuat hal-hal negatif atau konten konten negatif tersebar begiu cepat dan dampaknya akan terasa sampai kedunia nyata….Astaghfirullah ngerinya :v. Eeeiits tapi jangan mengambil kesimpulan bahwa seluruh gen-mil sifatnya gitu yaa..hehe karena itu rata-ratanya tetapi masih banyak juga para gen-mil yang mempunyai pikiran dan tindakan nyata yang bagus dalam artian mereka sudah mampu untuk menjadi cerdas dalam dunia maya.

            Sahabat Love Of Peace, tolok ukur untuk cerdas dunia maya itu sendiri bukanlah hal utama yang akan menjadi pembahasan utama kita, justru kita akan memfokuskan kepada Hasil dari apa yang akan serta telah dilakukan oleh para gen-mil yang cerdas dalam dunia maya, adapun tips atau cara agar kita semua bisa menjadi lebih cerdas dalam dunia maya atau bersosial media ialah :

  • Anti Hoax, membenci seluruh berita bohong yang beredar dan menegur orang yang menyebarkannya. Caranya gampang langsung typing aja dan bilang ke yang ngesharenya “jangan dishare lagi karena itu bohong/hoax, mohon kerjasamanya 😀 siahkeun hapus postingan anda”. Jadi pada titik ini dibutuhkan keberanian dan kita sendiri harus yakin dan telah memastikan bahwa berita itu adalah hoax
  • Perbanyak Klarifikasi, mencari tahu kebenaran
  • Jangan hanya percaya pada satu media saja, silahkan habiskan kuota internet kamu untuk googling demi melihat berita terkait yang dimuat dalam beberapa media yang berbeda tentunya harus media yang terpercaya.
  • Perbanyak bertanya dan berdiskusi dengan orang yang kamu anggap mengerti serta paham dengan permasalahan tersebut. Jangan malu untuk bertanya, karena seperti kata pepatah “malu bertanya sesat dijalan”.
  • Perbanyak membaca buku, artikel dan lain-lain bukan malah perbanyak baca STATUS dan berselancar di insta story artis-artis !
  • Sebarkan pesan pesan positif walau hanya sepenggal kalimat, contohnya “Damai itu Indonesia”
  • Selalu berfikir positif dan lakukan hal yang positif terutama berdayakan jari jari lentikmu untuk mengetik kata-kata yang mengajak untuk menjadi natizen yang baik dan menegur orang-orang yang masih menyebarkan ujaran kebencian entah dari segi ranah apapun itu. Karena satu komentar kritik akan membangun dan menyadarkan orang-orang seperti itu, eeaaa…:v

Finally Guys, mungkin cukup itu dari saya, jangan pernah bosan untuk mengunjungi website kami dan jangan sampai ketinggalan info-info terkait kegiatan-kegiatan positif lainnya dari kami Duta Damai Dunia Maya, Salam Damai, Dunia tau Damai itu Indonesia (Jhyza).

Leave a Reply

Your email address will not be published.